Langkah-langkah pengoperasian modulator akusto-optik ruang bebas

Langkah-langkah pengoperasianmodulator akusto-optik ruang bebas
Ruang kosongmodulator akusto-optikSinar cahaya masuk dan keluar melalui lubang cahaya terbuka, yang memerlukan penyelarasan presisi dan penyesuaian sudut Bragg dengan kerangka penyesuaian tiga dimensi. Dibandingkan dengan seri kopling serat optik, seri ruang bebas memerlukan langkah penyesuaian jalur optik tambahan, tetapi memiliki keunggulan seperti jalur optik yang fleksibel dan pengamatan intuitif terhadap titik difraksi.


1. Langkah-langkah instalasi dan penyesuaian universal untuk seri modulator akusto-optik ruang bebas
Pemasangan dan penyetelan modulator akusto-optik ruang bebas merupakan langkah pengoperasian umum untuk dua model, sebagai berikut:
Langkah 1: Setelah semua perangkat dan sirkuit eksternal terhubung, pasang perangkat akustik-optik pada rangka penyesuaian tiga dimensi, atur ketinggian perangkat akustik-optik ke atas dan ke bawah agar sinar laser dapat melewati posisi optimal perangkat akustik-optik. Catatan: Posisi pencahayaan optimal berada di tengah ketebalan kristal, dan berjarak 1,5 mm dari elektroda emas sebelum dan sesudah penekanan.
Langkah 2: Hidupkan catu daya 24V dan berikan sinyal (disarankan untuk menjaga sinyal pada 5V saat melakukan debugging intensitas difraksi, agar catu daya penggerak dapat terus bekerja). Sesuaikan sudut Bragg dariperangkat akustik-optikkiri dan kanan untuk mencapai intensitas difraksi orde pertama tertinggi.
Langkah 3: Setelah menyesuaikan cahaya difraksi orde pertama dari perangkat akusto-optik, sinyal apa pun dapat dimuat sesuai dengan persyaratan pengujian.
Tipe 2 0~5V (ruang bebas)
2.1 Deskripsi Sinyal Modulasi
Port “0-5V” digunakan untuk memuat sinyal kontrol dan merupakan sinyal analog 0-5V. Sinyal akan mati ketika tegangan input 0V, dan daya output RF mencapai maksimum ketika tegangan input 5V. Metode modulasi model ini pada dasarnya sama dengan tipe analog “0-5V” yang terhubung serat optik, tetapi struktur jalur optiknya berbeda, sehingga memerlukan langkah instalasi dan penyesuaian tambahan.
2.2 Metode koneksi
“RF” pada catu daya penggerak adalah port keluaran daya RF. Harap hubungkan dengan kabel sinyal BNC yang sesuai, dan ujung kabel sinyal lainnya harus langsung dihubungkan ke perangkat suara dan cahaya dengan BNC. Perhatikan bahwa model ini menggunakan antarmuka BNC, yang berbeda dari antarmuka SMA pada sebagian besar model kopling serat optik.
2.3 Pengaturan daya
Silakan gunakan obeng Phillips untuk memutar kenop lubang kecil di samping. Putaran searah jarum jam meningkatkan daya, sedangkan putaran berlawanan arah jarum jam menurunkan daya. Harap perhatikan bahwa kenop pengaturan daya pada model ini terletak di lubang kecil di samping, yang berbeda dengan port "modulasi amplitudo" pada model lain.
3. Tipe konduktif tingkat tinggi (ruang bebas)
3.1 Deskripsi Sinyal Modulasi
Port 'modulasi' digunakan untuk memuat sinyal kontrol dan merupakan sinyal digital TTL standar. Catu daya mengalir pada level tinggi, dan tegangan 5V harus diterapkan pada terminal "modulasi" untuk menghasilkan daya keluaran RF. Ketika terminal modulasi berada pada level rendah, keluaran RF dimatikan. Karakteristik modulasi model ini sama dengan tipe konduksi level tinggi pada kopling serat optik, tetapi struktur jalur optiknya berbeda, sehingga memerlukan langkah instalasi dan penyesuaian tambahan. Catatan: Catu daya mengalir pada level tinggi, dan tegangan 5V harus diterapkan pada ujung "modulasi" untuk menghasilkan daya keluaran RF.
3.2 Pengaturan daya
Silakan gunakan obeng Phillips untuk memutar kenop lubang kecil di dalam ujung "modulasi amplitudo". Putaran searah jarum jam meningkatkan daya, sedangkan putaran berlawanan arah jarum jam menurunkan daya. Perhatikan bahwa arah pengaturan daya model ini berlawanan dengan jenis kopling serat konduksi tingkat tinggi!


Waktu posting: 26 Mei 2026