Skema teknis sistem penguat EDFA pita L

1. Serat yang didoping erbium
Erbium adalah unsur tanah jarang dengan nomor atom 68 dan berat atom 167,3. Tingkat energi elektron ion erbium ditunjukkan pada gambar, dan transisi dari tingkat energi yang lebih rendah ke tingkat energi yang lebih tinggi sesuai dengan proses penyerapan cahaya. Perubahan dari tingkat energi yang lebih tinggi ke tingkat energi yang lebih rendah sesuai dengan proses emisi cahaya.

hal. 1

2. Prinsip EDFA

hal. 2

EDFA menggunakan serat yang didoping ion erbium sebagai medium penguatan, yang menghasilkan inversi populasi di bawah cahaya pompa. Hal ini mewujudkan amplifikasi radiasi terstimulasi di bawah induksi cahaya sinyal.
Ion erbium memiliki tiga tingkat energi. Mereka berada pada tingkat energi terendah, E1, ketika tidak tereksitasi oleh cahaya apa pun. Ketika serat optik terus-menerus dieksitasi oleh sumber cahaya laser pompa, partikel dalam keadaan dasar memperoleh energi dan bertransisi ke tingkat energi yang lebih tinggi. Misalnya, transisi dari E1 ke E3, karena partikel tidak stabil pada tingkat energi tinggi E3, ia akan dengan cepat jatuh ke keadaan metastabil E2 dalam proses transisi non-radiatif. Pada tingkat energi ini, partikel memiliki masa hidup yang relatif panjang. Karena eksitasi terus-menerus dari sumber cahaya pompa, jumlah partikel pada tingkat energi E2 akan terus meningkat, dan jumlah partikel pada tingkat energi E1 akan meningkat. Dengan cara ini, distribusi inversi populasi terwujud dalam serat optik yang didoping erbium, dan kondisi untuk mempelajari amplifikasi optik tersedia.
Ketika energi foton sinyal masukan E=hf sama persis dengan perbedaan tingkat energi antara E2 dan E1, E2-E1=hf, partikel dalam keadaan metastabil akan bertransisi ke keadaan dasar E1 dalam bentuk radiasi terstimulasi. Radiasi dan foton masukan dalam sinyal identik, sehingga secara signifikan meningkatkan jumlah foton, membuat sinyal optik masukan menjadi sinyal optik keluaran yang kuat dalam serat yang didoping erbium, mewujudkan penguatan langsung sinyal optik.

2. Diagram sistem dan pengenalan perangkat dasar
2.1. Diagram skematik sistem penguat serat optik pita L adalah sebagai berikut:

hal. 3

2.2. Diagram skematik sistem sumber cahaya ASE untuk emisi spontan serat yang didoping erbium adalah sebagai berikut:

hal. 4

Pengenalan perangkat

1.ROF -EDFA -HP Penguat Serat Doping Erbium Daya Tinggi

Parameter Satuan Min Tipe Maksimum
Rentang panjang gelombang operasi nm tahun 1525   tahun 1565
Rentang daya sinyal masukan dBm -5   10
Daya optik keluaran jenuh dBm     37
Stabilitas daya optik keluaran saturasi dB     ±0,3
Indeks kebisingan @ input 0dBm dB   5.5 6.0
Isolasi optik masukan dB 30    
Isolasi optik keluaran dB 30    
Kerugian pengembalian input dB 40    
Kerugian pengembalian keluaran dB 40    
Penguatan yang bergantung pada polarisasi dB   0.3 0,5
Dispersi mode polarisasi ps     0.3
Kebocoran pompa input dBm     -30
Kebocoran pompa keluaran dBm     -30
Tegangan operasi V(AC) 80   240
Jenis serat  

SMF-28

Antarmuka keluaran  

FC/APC

Antarmuka komunikasi  

RS232

Ukuran kemasan Modul mm

483×385×88 (rak 2U)

Desktop mm

150×125×35

2.ROF -EDFA -B penguat daya serat optik yang didoping erbium

Parameter

Satuan

Min

Tipe

Maksimum

Rentang panjang gelombang operasi

nm

tahun 1525

 

tahun 1565

Rentang daya sinyal keluaran

dBm

-10

   
Penguatan sinyal kecil

dB

 

30

35

Rentang keluaran optik saturasi *

dBm

 

17/20/23

 
Angka kebisingan **

dB

 

5.0

5.5

Isolasi masukan

dB

30

   
Isolasi keluaran

dB

30

   
Penguatan independen polarisasi

dB

 

0.3

0,5

Dispersi mode polarisasi

ps

   

0.3

Kebocoran pompa input

dBm

   

-30

Kebocoran pompa keluaran

dBm

   

-40

Tegangan operasi

modul

V

4,75

5

5,25

desktop

V(AC)

80

 

240

Serat optik  

SMF-28

Antarmuka keluaran  

FC/APC

Ukuran

modul

mm

90×70×18

desktop

mm

320×220×90

           

3. Penguat serat optik yang didoping erbium model ROF-EDFA-P

Parameter

Satuan

Min

Tipe

Maksimum

Rentang panjang gelombang operasi

nm

tahun 1525

 

tahun 1565

Rentang daya sinyal masukan

dBm

-45

   
Penguatan sinyal kecil

dB

 

30

35

Rentang keluaran daya optik jenuh *

dBm

 

0

 
Indeks kebisingan **

dB

 

5.0

5.5

Isolasi optik masukan

dB

30

   
Isolasi optik keluaran

dB

30

   
Penguatan yang bergantung pada polarisasi

dB

 

0.3

0,5

Dispersi mode polarisasi

ps

   

0.3

Kebocoran pompa input

dBm

   

-30

Kebocoran pompa keluaran

dBm

   

-40

Tegangan Operasi

Modul

V

4,75

5

5,25

Desktop

V(AC)

80

 

240

Jenis serat  

SMF-28

Antarmuka Keluaran  

FC/APC

Ukuran kemasan

Modul

mm

90*70*18

Desktop

mm

320*220*90